Buka 7 hari seminggu · 09.00–03.00 WIB
Tips Desain

7 Cara Menyiapkan File Desain Agar Langsung Siap Cetak

7 Cara Menyiapkan File Desain Agar Langsung Siap Cetak

Setiap hari kami menerima puluhan file desain. Sekitar tiga dari sepuluh di antaranya harus dikembalikan ke pengirim karena masalah teknis yang sebenarnya bisa dicegah dalam lima menit. Berikut checklist yang kami pakai sendiri di meja produksi.

1. Tentukan ukuran sebenarnya sejak awal

Jangan mendesain spanduk 3×1 meter di kanvas A4 lalu berharap hasilnya tajam saat diperbesar. Buat dokumen dengan ukuran asli, atau minimal skala 1:10 dengan resolusi yang dinaikkan. Untuk cetak outdoor, skala 1:1 pada 72–100 dpi sudah lebih dari cukup.

2. Beri bleed minimal 2 cm

Bleed adalah area lebih di luar garis potong. Tanpa bleed, hasil potong bisa menyisakan garis putih di tepi. Untuk spanduk, tambahkan 5–10 cm di setiap sisi jika akan dipasang dengan selongsong atau dijahit.

3. Jauhkan elemen penting dari tepi

Teks dan logo sebaiknya berjarak minimal 3 cm dari garis potong. Ini disebut safe area. Banyak nomor telepon terpotong hanya karena diletakkan terlalu mepet.

4. Pakai mode warna CMYK

Layar bekerja dengan RGB, mesin cetak dengan CMYK. Warna neon seperti hijau stabilo atau biru elektrik hampir mustahil direproduksi dengan tinta. Ubah dokumen ke CMYK sejak awal agar tidak kaget saat melihat hasilnya. Kami bahas lebih detail di artikel CMYK vs RGB.

5. Outline semua font

Font yang tidak ter-install di komputer operator akan otomatis diganti — dan layout berantakan. Di CorelDRAW gunakan Convert to Curves, di Illustrator Create Outlines. Kalau ragu, kirim juga file font-nya.

6. Cek resolusi gambar pendukung

Foto hasil unduhan dari media sosial biasanya hanya 72 dpi ukuran kecil. Untuk cetak indoor seperti brosur dan kartu nama, gunakan gambar 300 dpi pada ukuran cetak. Untuk banner yang dilihat dari jarak 2 meter ke atas, 100–150 dpi masih aman.

7. Ekspor ke PDF dengan pengaturan yang benar

PDF adalah format paling aman karena mengunci layout. Pilih preset Press Quality, sertakan bleed, dan matikan kompresi berlebihan. Simpan juga file mentahnya (AI/CDR/PSD) sebagai cadangan bila perlu revisi.

Tips singkat: sebelum mengirim, buka PDF-nya, perbesar 200%, dan baca ulang seluruh teks. Salah ketik adalah penyebab cetak ulang nomor satu — bukan mesin.

Masih bingung?

Kirim saja file yang kamu punya ke admin kami. Tim desain Gasink akan mengecek gratis dan memberi tahu apa yang perlu diperbaiki sebelum masuk antrean cetak.

Siap cetak sekarang?

Konsultasikan kebutuhanmu ke tim Gasink Printing. Gratis, harga langsung kami info di chat, dan sebagian besar order bisa sehari jadi.